π πΈπ½πΆπΊπ°π π°π½Pelajaran Sekolah Sabat*Kamis, 24 Oktober 2019*MELAKUKAN SUATU _"PEKERJAAN BESAR"_
Musuh-musuh Yehuda yaitu Tobia, Sanbalat dan Gesyem tdk berhenti untuk menghalangi pembangunan Yerusalem, mrk menjadi semakin gelisah ketika mengetahui pembangunan Yerusalem mengalami banyak kemajuan.
*Apa upaya para musuh berikutnya dan bagaimana respon Nehemia?* Nehemia 6:1-13
1. Mereka mengutus suruhan untuk memberikan undangan kpd Nehemia agar mau datang untuk mengadakan perundingan dgn mrk. Namun Nehemia memahami bahwa ini adalah siasat musuh untuk mencelakakan Nehemia, krn itu ia menolak undangan mrk dgn tegas dan mengatakan bahwa : "Aku tengah melakukan suatu pekerjaan yg besar". Aku tdk bisa datang. Walaupun sampai 4 kali utusan datang, namun mrk menerima jawaban yg sama.
2. Utusan kelima datang kpd Nehemia dgn membawa surat terbuka yg isinya merupakan rumor bahwa Nehemia membangun Yerusalem dgn tujuan mau memberontak. Hal ini adalah upaya musuh untuk menakuti Nehemia agar Nehemia mau dtg kpd mrk. Namun Nehemia menjawab bahwa rumor itu adalah isapan jempol mrk saja.
3. Musuh menyuap org dalam yaitu Semaya untuk mengajak Nehemia bertemu di dalam Bait Suci. Ini jg adalah perangkap untuk menjerat Nehemia krn selain Imam tdk boleh org biasa masuk ke dlm Bait Suci dan Nehemia bukanlah seorg imam krn itu Nehemia sadar betul bahwa ini adalah upaya musuh mencelakakan dia, krn itu ia menolak dgn tegas.
*Apa pelajarannya bagi kita?*
1. Di sini kita melihat dgn jelas upaya musuh untuk menyerang pemimpin dlm hal ini Nehemia. Klu pemimpinnya lemah dan dpt dikalahkan maka tujuan musuh dgn mudah akan tercapai.
2. Nehemia menganggap pekerjaan Allah itu "besar" dan lebih penting dari segala urusan yg lain. Ia tdk mau membiarkan pekerjaan itu terhambat, krn nama Allah sedang dipertaruhkan.
Comments
Post a Comment