π πΈπ½πΆπΊπ°π π°π½ Pelajaran Sekolah Sabat *Selasa, 27 Agustus 2019* MEMBERI SEBAGAI CARA BERBAGI
Setelah pertobatannya Paulus menjadi seorang penginjil yg hebat. Ia diasingkan untuk membawa Injil ke dunia non-Yahudi, namun demikian sementara dalam pekerjaan memberitakan Injil, ia tidak melupakan pelayanan kpd org-org miskin dan yg berkekurangan [Galatia 2:10].
*Dalam 2 Korintus 8:7-15 Paulus menghubungkan Injil Kristus dan memberi dengan murah hati. Prinsip apa yg Paulus ingin jelaskan di sini?*
1. _Menjadi berkat :_ Kaya secara iman, perkataan dan pengetahuan haruslah berimbang dengan kaya dalam pelayanan kasih terhadap sesama. Mengingat bahwa Kristus menjadi miskin supaya kita menjadi kaya.
2. _Kerelaan_ : Dalam memberi haruslah dilandasi ketulusan hati bukan keterpaksaan, sesuai dgn berkat yg telah diterima.
3. _Keseimbangan :_ Kelebihan kamu mencukupkan kekurangan org lain dan kelebihan org lain mencukupkan kekurangan kamu. Sebagaimana Manna yg dikumpulkan org Israel: _Mengumpulkan banyak tdk kelebihan, mengumpulkan sedikit tdk kekurangan._
Di samping itu Paulus juga mengajarkan pentingnya memberi *secara rutin* :
_"Tentang pengumpulan uang bagi orang-orang kudus, hendaklah kamu berbuat sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang kuberikan kepada Jemaat-jemaat di Galatia. Pada hari pertama dari tiap-tiap minggu hendaklah kamu masing-masing — sesuai dengan apa yang kamu peroleh — menyisihkan sesuatu dan menyimpannya di rumah, supaya jangan pengumpulan itu baru diadakan, kalau aku datang. Sesudah aku tiba, aku akan mengutus orang-orang, yang kamu anggap layak, dengan surat ke Yerusalem untuk menyampaikan pemberianmu"_ [1 Korintus 16:1-3].
Comments
Post a Comment