RINGKASAN Pelajaran Sekolah Sabat RABU, 05 September 2018 *M I L E T U S* [Kisah 20:15-31]
Dalam perjalanannya ke Yerusalem Paulus singgah di Miletus. Ia meminta para penatua Efesus untuk datang ke Miletus, supaya ia dpt berbicara dgn mereka.
Apa yg Paulus bicarakan dgn para penatua dari Efesus?
¤. Ia mengingatkan mereka akan jerih payahnya dlm pekerjaan Injil di Efesus selama 3 thn.
¤. Ia mengingatkan mereka akan adanya guru-guru palsu yg datang dari luar maupun dari dlm jemaat yg akan menyesatkan mrk.
¤. Ia mengingatkan keteladan hidup yg ia tinggalkan yaitu: Tdk mencari keuntungan diri dari pelayannya; Bekerja untuk memenuhi kebutuhan nya; Memberi bantuan kpd yg lemah, dgn berprinsip _'Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.'_
Perpisahan dgn para penatua Efesus cukup mengharukan, terlebih ketika Paulus mengatakan bahwa mrk tdk akan melihat mukanya lagi! Mereka berlutut berdoa, menangis tersedu-sedu sambil memeluk Paulus.
Apa yg dikatakan Paulus bukan tanpa alasan, mengingat akan sikap org Yahudi yg tdk menyenangkan terhadap dia di Yerusalem. Diantaranya:
1. Gereja di Yerusalem memandang dia dgn sedikit keraguan mengingat akan masa lampaunya sebagai penganiaya.
2. Pemberitaan Injil oleh Paulus telah membebaskan sunat yg diwajibkan oleh hukum yg dipegang org Yahudi.
3. Penguasa Yahudi memandang Paulus tdk lebih dari seorang pengkhianat dan seorang murtad dari tradisi-tradisi agama mrk.
4. Orang-orang Yahudi juga dicengkram oleh cita-cita revolusioner dan kebangsaan.
Dengan kondisi ini, mereka tentu sdh mencap Paulus sebagai seorang pembangkang [21:27-36].
Comments
Post a Comment