πŸ…‚* *πŸ„ΆπŸ„°πŸ„ΌπŸ„±πŸ„°πŸ… * *πŸ„°* *πŸ„±πŸ„΄πŸ…πŸ„½πŸ„ΈπŸ„»πŸ„°πŸ„Έ* *πŸ…ƒ* *πŸ…πŸ„ΈπŸ„±πŸ…„πŸ„°πŸ„½* *πŸ…„*  *πŸ„ΊπŸ„°πŸ…ƒπŸ„°* . πŸ™πŸ»πŸ“–πŸ™πŸ» . *ⓇⒺⓃⓊⓃⒼⒶⓃ ⓅⒶⒼⒾ* *P O T R E T K A S I H A L L A H* . Oleh: Richard W. Coffen 2⃣5⃣πŸ’š0⃣6⃣πŸ’š2⃣0⃣1⃣8⃣ ```GORESAN TANGAN ALLAH``` (God's Graffii)

*

📚 *Ayat Inti: Daniel 5:5*
*_“Pada waktu itu juga tampaklah jari-jari tangan manusia menulis pada kapur dinding istana raja, di depan kaki dian, dan raja melihat punggung tangan yang sedang menulis itu”. NRSV_*
       ❉------->>>✿🏵✿<<<-------❉

✿☀✿ Saat itu adalah tanggal 11 Oktober tahun 539 SM. Belsyazar, bersama ayahnya, Nabonidus, mengadakan sebuah pesta perjamuan ketika tentara Persia berkemah di luar kota. Ia merasa puas diri karena dua lapis tembok membentengi kota Babel, dengan ketebalan mencapai 25 meter. Pada puncak pesta pora itu, Belsyazar dan para tamunya meminum anggur dan bir menggunakan peralatan suci yang dirampas oleh Nebukadnezar dari bait suci Salomo, sambil memuji dewa-dewa berhala mereka, termasuk Sin dewa suasana hati. Namun, perhatian setiap orang langsung beralih secara tiba-tiba pada sebuah tangan menuliskan kata-kata yang tidak memiliki arti di dinding ruang perjamuan yang berwarna putih.

❖☀❖ Fenomena yang menakutkan ini membuat Belsyazar tidak dapat menguasai diri, dan _“lututnya berantukan"_ *(Daniel 5:6, NRSV).* Seperti biasa, orang-orang bijaksana dari Babel tidak berguna dan tidak dapat mengartikan kata-kata itu, yang tidak memiliki huruf hidup maupun jarak antar huruf. Demikianlah Daniel, yang sudah berusia 80, dipanggil. Ia membaca: MN, MN, TKL, dan PRSN *(lihat ayat 25),*

◈☀◈ Daniel dapat mengerti kata-kata dalam dua arti, tergantung huruf hidup yang disisipkan di antaranya. Sebagai kata benda, kata-kata itu berarti tiga jenis mata uang: mina, tekel, bahasa Aram untuk Shekel yang bernilai 1/60 mina, dan dua peres yang masing-masing bernilai setengah mina. Jika diterjemahkan secara bebas, artinya menjadi: _“Setengah dollar, setengah dollar, satu sen. dan dua koin"_ (W. Sibley Towner, Daniel, hlm. 75). Bila berfungsi sebagai kata keria, artinya akan menjadi: dihitung, dihitung, ditimbang, dan dipecahkan. Karena ada empat kata, maka mungkin juga setiap mata uang itu melambangkan satu dari empat raja Neo-Babel yang menggantikan Nebukadnezar: mina--Amel--Marduk (562-560 SM); mina--Neriglisar (560-556 SM); tekel--Labasyi-'Marduk (556 5M): peres dalam dua bentuk---Nabonidus dan Belsyazar (556-539 SM).

✅ Dengan kata lain, Allah telah menemukan cacat raja-raja Neo-Babel telah melelang mereka---dan akan _“dibeli"_ oleh raja Persia. Sebagai inspektur Agung. Allah menimbang bukti-bukti, mengumumkan temuan-temuan-Nya, dan melaksanakan putusan. Pada tanggal 12 Oktober 539 SM, Kerajaan Neo-Babel tumbang, digantikan oleh Kerajaan Media-Persia.

🛐 *_DOA Kita Hari Ini_* 🎧

*TUHAN  MEMBERKATI*

Comments

Popular posts from this blog

πŸ…πŸ„ΈπŸ„½πŸ„ΆπŸ„ΊπŸ„°πŸ…‚πŸ„°πŸ„½ Pelajaran Sekolah Sabat *Selasa, 25 Desember 2018* *KEBANGKITAN DAN PEMULIHAN HUBUNGAN*

πŸ…πŸ„ΈπŸ„½πŸ„ΆπŸ„ΊπŸ„°πŸ…‚πŸ„°πŸ„½ Pelajaran Sekolah Sabat *Rabu, 2 Oktober 2019* DEKRET ARTAHSASTA

πŸ…πŸ„ΈπŸ„½πŸ„ΆπŸ„ΊπŸ„°πŸ…‚πŸ„°πŸ„½ Pelajaran Sekolah Sabat *Rabu, 7 Agustus 2019* CARA UNTUK BERIBADAH